MASA KECILKU Masa kanak-kanak adalah masa-masa yang paling indah yang tak terlupakan dalam hidupku. Tinggal disuatu tempat pemukiman diwilayah Jakarta Timur dimana masih terdapat sawah-sawah dan pohon-pohon besar serta tanah lapang yang masih becek jika hujan turun, memberi kesan tersendiri. Sebab ditempat itulah aku bersama teman-teman sepermainanku sering bermain dengan penuh kegembiraan dan kepolosan anak-anak tanpa memikirkan betapa sulitnya orang tua kami dalam mencari penghidupan. Pemukiman tersebut sekarang sudah semakin dipadati rumah-rumah penduduk tanpa menyisakan sedikitpun sawah maupun tanah lapang untuk bermain anak-anak.
Dahulu ditempat ditempat itu kami sering bermain tarik tambang, loncat tinggi dengan karet, bola kasti, galasin, torti, petak umpet, mencari jejak dan lain-lain serta masak memasak sayur kangkung yang diambil dari sawah. Sungguh nikmat rasanya makan hasil masakan bersama teman-teman walaupun entah seperti apa rasanya. Pohon besar yang dikatakan orang sangat angker , tidak menghalangi kami bermain disekitarnya, yang penting kami bisa menikmati keceriaan bersama teman-teman selepas sekolah hingga sore hari. Menjelang magrib kami harus berada dirumah, selepas magrib kami mengaji bersama-sama dirumah guru mengaji yang tidak jauh dari rumah kami. Dengan penuh semangat kami belajar mengaji (membaca Al-Qur’an) bersama teman-teman sepermainan. Sehari saja tidak mengaji rasanya sangat rugi karena akan tertinggal jauh ayat-ayat yang kubaca dibandingkan teman-temanku. Walaupun siang hari kami sering bermain tapi kami juga tak lupa belajar sholat bersama-sama dirumah salah seorang teman yang cukup besar untuk sholat berjamaah. Kalau masih ada waktu kadang-kadang kami bermain rumah-rumahan atau anak-anakan setelah selesai sholat. Dihalaman rumah teman kami tersebut sering kulihat anak-anak laki-laki bermain kelereng, membuatku tertarik untuk ikut bermain bersama, walaupun tidak sepandai mereka. Sayang, keceriaan tersebut hanya dapat kunikmati hinga kelas dua SD, sebab kami sekeluarga pindah kewilayah Jakarta Barat, dimana lingkungan dan teman-teman sepermainan jauh berbeda dengan tempa tinggal kami sebelumnya. Aku sering merasa kesal dengan tingkah laku teman laki-laki yang sering menggangguku, terutama disekolah, sering membuatku marah dan kadang-kadang aku balas memukul dengan sapu atau menendang dengan kaki atau kulempar dengan batu untuk melampiaskan emosiku. Demikianlah kisah masa kecilku/kanak-kanak yang masih terngiang dalam ingatanku yang tentunya berbeda dengan anak-anak Jakarta masa sekarang.
SELAMAT DATANG DI BLOG INI
Halo,siapapun anda,
Selamat datang di blog saya yang sederhana ini.
Namun pertama saya perlu jelaskan bahwa kata "sexy" pada judul blog ini,sama sekali tidak ada hubungan dengan hal-hal yang menyangkut "sex" apalagi "porno". Itu adalah kata plesetan dalam bahasa indonesia pergaulan yaitu "seksisibuk" yang artinya sekelompok orang yang kelihatan sangat sibuk,entah mereka lakukan itu hanya untuk menarik perhatian,atau memang benar benar sibuk.
Yang jelas,dibalik semua itu pasti ada makna dan hikmahnya. Di Blog inilah,diharapkan mereka yang terlibat atau pernah terlibat dalam "seksirepot"(termasuk saya),dapat berbagi pengalamannya,dan makna serta hikmahnya,termasuk hal-hal lucu/menggelikan yang mungkin dapat bermanfaat untuk kita semua.
Untuk semua pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini, saya ucapkan banyak Terima Kasih.
Salam Hormat,
Arny Iswarny
Kak Ayen&Mba Erny.... ini dari Dini anak kelima dari ayah HasbiTaufik dan ibu Siti Aisyah.Ini pas ketemu blognya ka2 sedngkan blog sya biarkanlah dulu ....masih banyak wktu he..he...
BalasHapusSatu lagi.....Kak.Kenapa di blog satunya(terlalu panjang disebutkan disini)yg punya kak Hazaril kok nggak bisa masuk atau mengisi komentar
BalasHapus